PEMBELIAN TERMAHAL REAL MADRID

PEMBELIAN TERMAHAL REAL MADRID – Sebagai sebuah tim sepak bola dunia tentunya menjadi hal wajar Real Madrid gemar belanja pemain bintang.

Hal tersebut dapat di lihat dari Santiago Bernabeu yang menjadi salah satu tujuan para pemain top Eropa di dunia.

Baca juga : Deretan Istri Pemain Sepakbola Tercantik Didunia

Bahkan jika kita mengingat bersama El Real tentunya memiliki kans besar untuk meraih kans yang cukup besar di kesuksesan di ajang kompetisi Eropa.

SEJARAH PEMBELIAN TERMAHAL REAL MADRID

Berikut merupakan pemain termahal yang pernah di rekrut oleh Real Madrid di antaranya:

Gareth Bale

Pemain di posisi pertama terdapat pemain kelahiran Wales, Gareth Bale. Winger yang di beli dari Tottenham Hotspur dengan harga 101 juta euro yang di lakukan pada bursa tranfer musim panas 2013.

Hal tersebut memecahkan rekor transfer Real Madrid yang sebelumnya masih di pegang oleh Cristiano Ronaldo. Tentunya hal tersbeut juga membuatnya menjadi pemain termahal ke 9 didalam dunia sepakbola.

Real Madrid sendiri sukses untuk mendapatkan pengabdian dari Gareth Bale, termasuk berhasil memperoleh empat gelar Champions League. Serta berhasil memperoleh 105 gol dari 249 laga yang sudah Bale lakoni. Karier Gareth bale sendiri terus meredup bersama dengan El Real dan pada akhirnya di bale kembali ke Tottenham Hotspur.

Eden Hazard

Sebagai salah satu pemain anyar yang dilakukan oleh Real Madrid pada musim 2019/2020. Hazard didatangkan untuk menjadi revolusi bagi Madrid.

Oleh karena hal tersebut El Real rela merogoh kocek 100 juta euro agar bisa mendapatkan tanda tangan permain Chealsea pada musim panas lalu.

Akan tetapi ekspetasi yang di dari pemain asal belgia tersebut belum mampu untuk menunjukan kualitas pada saat dirinya bersama dengan Chelsea.

Dengan berbagai Cedera hingga permasalahan yang di hadapi oleh Harzad. Sehingga membuat ia mampu untuk mencatatkan satu gol dari 15 laga yang dilakoni pada musim 2019/2020.

Cristiano Ronaldo

Ronaldo menjadi pemain tersukses yang pernah di beli oleh Real Madrid dengan rela mengeluarkan biaya 94 juta Euro saat memboyongnya dari Manchester United pada musim panas 2009.

Ronaldo bermain bersama Real Madrid hingga memutuskan untuk hijrah ke Serie A bersama juventus pada musim panas 2018.

Selama Ronaldo membela El Real telah memberikan berbagai gelar juara bagi klub. Di antaranya empat gelar Champion League serta dua gelar LaLiga. Di tambah dengan berbagai pencapaian individu  saat masih membela Real Madrid.

Hingga saat ini Ronaldo masih menjadi top Skor sepanjang masa bagi Real madrid dengan keselurahan 450 gol. Jumlah tersebut tentunya akan sulit untuk di saingi oleh siapapun dalam bebera tahun kedepan nya.

Zinedine Zidane

Legenda hidup Real Madrid Zinedine Zidane mungkin dapat di bilang sebagai salah satu sosok yang sempurna. Zidane merupakan salah satu gelandang terbaik di masa kejayaannya.

Zidane sendiri telah berhasil menmberikan dua gelar Serie A bersama dengan Juventus sebelum memutuskan untuk hijah ke Real madrid pada tahun 2011 dengan merogoh kocek 77,5 juta euro.

Pemain bintang asal Prancis membela Real Madrid selama lima musin sebelum memutuskan untuk pensiun pada tahun 2006. Saat aktif bermain sebagai pemain terbaik pada sejara klub Real Madrid dengan total 227 penampilan, serta memperoleh 48 gol dan 69 assist bagi El Real.

James Rodriguez

James menjadi salah satu pembelian termahal yang dilakukan oleh Real Madrid. Akan tetapi James tidak mampu untuk tampil maksimal bersama dengan El Real.

James sendiri di beli dari AS Monaco dengan 75 juta Euro pada musim panas 2014. Real Madrid dengan rela mebayar klusal dengan melihat penampilan dari statistik saat james membela Timnas Kolombia pada ajang piala Dunia 2014.

James sendiri pernah bermain reguler bersama El Real selama dua musim. Performa yang di tunjukan oleh James tidak konsisten.

Kemudian dirinya di pinjamkan ke Liga Jerman, Bayern Munchen selama dua musim yang juga tidak banyak membantu karier bersama dengan Munchen.

Pada saat ini James telah kembali ke Real Madrid pada musim 2019/2020, akan tetapi tidak ada tempat untuk jame sdi tempat reguler  didalam skuad.

Pada saat ini skuad El Real telah di isi oleh Toni Kroos, Casemiro serta hadirnya gelandang muda Real Madrid, Fede Valverde.

Kaka

Kaka didatangkan bersamaan dengan Cristiano Ronaldo serta Karim Benzema pada musim 2009 lalu. Ia sering digadang akan menjadi salah satu revolusioner pada lini tengah El Real.

Dengan melihat statisik Kaka bersama dengan AC Milan membuat Real Madrid rela untuk mengeluarkan dana 67 juta euro agar bisa mendapatkan tanda tangan sang pemain.

Akan tetapi selama empat musim bermain di Santiago Bernabeu, Kaka selalu tampil di bawah performa saat berseragam AC Milan.

Kaka hanya bermain 120 Laga bersama denga EL real dan kembali ke AC Milan pada musim panas 2013 lalu.

Luka Jovic

Jovic merupakan salah satu pemain yang belum siap untuk bermain bersama dengan klub besar seperti Real Madrid. Ia sendiri menampilkan performa cukup impresif saat masih berseragam Eintracht Frankfurt.

Jovic mampu mengemas 27 gol dari 48 laga yang sudah dilakoni bersama dengan Frankfur pada musim 2018/2019. Hal tersebut membuat Real Madrid yakin untuk memboyong Jovic ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2019 dengan mengeluarkan 60 juta er.

Jovic diharapkan mampu menjadi pengganti dari Karim Benzema. Namun pria berusia 22 tahun tidak mampu untuk memaksimal peluang nya bersama dengan Real Madrid.

Hingga pada saat ini Jovic hanya diberikan kesempatan tampil 24 laga yang sudah di lakoni dan hanya mampu untuk mencetak dua gol bagi El Real.

 

Everton Berminat Untuk Rekrut Tomori LagiEverton Berminat Untuk Rekrut Tomori Lagi Tahun Depan

Everton Berminat Untuk Rekrut Tomori Lagi yang tersedia di bulan januari kedepan dalam rangka terbukanya jendela bursa tranfer sepak bola.

Pemain itu adalah Fikayo Tomori. Bek muda Chelsea dan Inggris itu sangat terkait dengan kepindahan ke Everton di jendela transfer terakhir. Tetapi kesepakatan itu akhirnya gagal dan klub akhirnya merekrut Ben Godfrey.

Sekarang di kabarkan  bahwa Tomori mungkin kembali tersedia di jendela Januari. Masalah pertahanan The Blues telah kronis sepanjang musim dan tidak peduli kombinasi pemain atau formasi manajer Carlo Ancelotti mencoba. Tidak ada yang membuat perbedaan positif nyata.

Ancelotti telah menggunakan formasi 3-4-3 dalam dua pertandingan terakhir. Dan saat itu berhasil selama 45 menit di Fulham sebelum The Toffees terjatuh di babak kedua dan di paksa harus bertahan.

Melawan Leeds akhir pekan lalu, manajer memutuskan untuk mengubah posisi pemainnya untuk memperhitungkan cedera pada Lucas Digne. Seperti yang kita tahu, itu tidak berhasil dan The Blues kalah 1-0.

Jadi akan menarik untuk melihat bagaimana tim Ancelotti berbaris besok makan siang. Dan apakah dia tetap pada formasi baru ini atau memutuskan untuk berubah lagi.

Everton Berminat Rekrut Tomori dan memang merekrut bek tengah lain di jendela terakhir dengan jumlah uang yang banyak. Tetapi sejauh ini Godfrey belum puas dengan posisinya dan belum menemukan tempat yang konsisten di tim.

Jadi, akankah membawa bek tengah lain menjadi jawabannya? Sejujurnya saya tidak yakin karena hanya memiliki tempat lain di samping lima pemain yang ada dan harus dipilih Ancelotti.

Akan tetapi, Tomori berada di radar klub dan jika ia tersedia dengan status pinjaman hingga akhir musim dan The Blues masih berjuang untuk membendung jumlah gol yang kebobolan pada pertandingan – pertandingan sebelumnya. Everton mungkin akan menganggapnya sebagai langkah yang diperlukan.

Everton Juga Mengincar Pemain Tengah Asal Brasil ini, Termasuk Manchester United dan Wolves

Beberapa klub Liga Premier telah mengincar gelandang Brasil Gustavo Assunção.  Outlet Spanyol AS yang menyampaikan berita dan melaporkan bahwa kapten Famalicão memiliki penampilan yang menonjol di Portugal dan Tim – tim besar tersebut berlomba untuk mendapatkannya.

Menurut cerita mengklaim bahwa Everton, Manchester United dan Wolverhampton Wanderers adalah tiga tim Inggris yang memperhatikan  penampilannya untuk tim Liga NOS.

Tetapi mereka tidak sendirian dalam kompetisi ini, karena Nice dan Sevilla juga tertarik dengannya. Dan dengan direktur olahraga tim La Liga Monchi memiliki informasi yang baik tentang pemain tersebut.

Pemain berusia 20 tahun itu berada di akademi Colchonero, dan memutuskan untuk pindah ke Portugal tahun lalu.

Laporan tersebut mengklaim bahwa pemain tersebut harus meninggalkan Famalicao pada Januari atau musim panas mendatang. Biayanya  25 juta Euro untuk setiap Everton, Manchester United atau Wolves untuk membawanya pergi dari tim Portugal.

Peruntungan Everton dengan gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli dengan status pinjaman

Peningkatan lini tengah sangat besar selama jendela transfer musim panas lalu. Everton telah berubah dari lini tengah yang tidak efektif seperti Gylfi Sigurdsson, Tom Davies dan Andre Gomes menjadi pemain seperti Allan dan Abdoulaye Doucoure.

Akan tetapi, di posisi garis tengah ketiga tetap bisa diperdebatkan. Carlo Ancelotti memulai dengan Gomes yang awalnya terlihat telah mematahkan belenggu yang menahannya dan tampak kokoh.

Derby Merseyside adalah titik terendah di mana dia tampil buruk sepanjang waktunya di lapangan. Penampilannya yang tidak menginspirasi digantikan oleh beberapa cibiran yang memaksanya untuk melewatkan pertandingan.

Dalam ketidakhadirannya, Ancelotti memanggil Sigurdsson menjadi pemain inti starter. Iceman bahkan lebih menyedihkan, kurang kreativitas dan tidak menawarkan banyak hal di atas meja.

Ini menimbulkan pertanyaan yang sangat serius tentang tempat garis tengah ketiga. The Toffees membutuhkan gelandang ketiga yang terampil yang dapat melepaskan beban kreatif dari James Rodriguez.

Meskipun jendela transfer musim dingin mungkin bukan waktu terbaik untuk melakukan bisnis yang serius. Kesepakatan pinjaman sebagai solusi stop gap tidak dapat dikesampingkan.

Umumnya, mendapatkan kesepakatan yang melebihi batas pada bulan Januari merupakan tantangan karena di pertengahan musim. Dan tuntutan biaya transfer tinggi dan para pemain sendiri lebih memilih untuk memulai dari awal.

Tetapi bagi pemain yang terasing, jendela transfer musim dingin adalah kesempatan bagi mereka untuk pindah dari klub. Dan mencari sepakbola reguler di tempat lain.

Keadaan Dele Alli (Tottenham Hotspur)

Pemain Tottenham Hotspur Dele Alli juga menemukan dirinya dalam kondisi yang sama. Dia telah jatuh dalam urutan kekuasaan, hanya tampil selama 333 menit sejauh ini.

Meskipun ia sering bermain di Liga Europa, sepak bola Liga Premier menjadi hal yang paling penting bagi pemain Inggris itu. Sebelumnya, The Toffees dikabarkan mengincar Alli sebagai opsi di pasar Januari.

Sekarang, laporan Football Insider menyatakan bahwa ketua Spurs, Daniel Levy, akan menolak tawaran pembelian apa pun untuk Alli tetapi akan merenungkan peminjaman.

Mantan pemain MK Dons dipandang sebagai aset bernilai tinggi dan membiarkannya dengan harga murah karena penurunan performa bukanlah permainan cerdas.

Levy, seorang pengusaha yang cerdik, berpikir bahwa Alli memiliki banyak hal untuk diberikan kepada tim tetapi memperhatikan situasinya saat ini, membiarkannya dipinjamkan akan menguntungkan semua pihak.

Everton serius mempertimbangkan untuk membawa 24 tahun ke Goodison Park dengan status pinjaman. Alli bisa menjadi perbaikan jangka pendek hingga musim panas memberi Marcel Brands dan Ancelotti cukup waktu untuk mengevaluasi pemain yang mereka inginkan di musim panas.

Sulit untuk mendapatkan Alli mengingat Spurs mungkin melihat Everton sebagai rival langsung, tetapi ketika Anda memiliki Brands di bangku negosiasi, ada peluang yang adil bahwa dia akan menyelesaikannya.

Baca juga : Hansi Flick Memilih Javi daripada Roca

Tim Yang Lolos di Liga ChampionBeberapa Tim Yang Lolos di Liga Champion

Tim Yang Lolos di Liga Champion adalah beberapa tim yang berjuang selaman beberapa waktu yang lalu di liga Champion untuk posisi tertinggi.

Dengan selesainya matchday keempat Liga Champions sampai akhirnya terdapat 6 regu yang telah mendapatkan kepastian untuk lolos ke babak 16 besar, tidak memperdulikan urutan atau posisi ataupun tim – tim yang berhasil. Dimana yang dapat membedakan urutan tersebut merupakan selisih poin 6 regu tersebut dengan urutan 3 dan juga 4. Bila selisihnya di atas 6 poin, maka ia akan lolos.

Hasil Liga Champions pada hari Kamis lalu membuat perolehan sementara terkumpul beberapa tim yang berhasil lolos ke babak awal dengan sistem eliminasi, dengan 2 regu yang berasal dari Liga Spanyol, 2 tim yang berasal Liga Inggris, satu tim yang berasal dari Liga Jerman dan juga sisanya Liga Italia.

REGU A

Kemenangan Bayern Munchen 3- 1 atas Salzburg membuat mereka mengantongi 12 poin serta tidak dapat di kejar oleh Lokomotiv Moscow( 3) serta Salzburg( 1) yang terletak pada urutan ketiga juga keempat Tim A. Atletico Madrid( 5) yang hanya memperoleh skor imbang dengan 0- 0 melawan Lokomotiv dan juga tidak bisa mengimbangi skor perolehan Die Roten, walaupun mampu menang pada 2 pertandingan pamungkas dalam tim tersebut.

REGU B

Keempat regu di tim maut Tim B masih dapat lolos ke 16 besar, jika Inter yang ada di posisi keempat dengan 2 poin saja dari 2 kali imbang serta 2 kekalahan, termasuk di saat kalah dengan skor  0- 2 dari Real Madrid pada Kamis( 26/ 11) pagi hari.

Ketentuan untuk Inter bisa lolos adalah dengan mengalahkan Borussia Moenchengladbach dan juga Shakhtar Donetsk pada 2 laga terakhir tim, yang berikan mereka poin 8, dengan mengharapkan Real Madrid kalah dalam laga selanjutnya di Ukraina. Kenapa? Sebab akank lebih mudah  mengejar perolehan poin di saat ini dari Los Blancos( 7) daripada Gladbach( 8).

REGU C

Manchester City yang tadi malam menang berhasil memperoleh skor  0- 1 melawan Olympiakos dan berhasil berjuang dan  lolos dengan perolehan 12 poin. Dimana poin tersebut tidak dapat di kejar oleh Olympiakos( 3) dan juga Marseille( 0) pada urutan ketiga dan juga keempat tim. Untuk Regu Yunani tersebut, secara matematis masih dapat mengejar Klub Sepak bola  Porto tetapi harus berani berhadapan head- to- head satu sama lain.

REGU D

Liverpool( 9 poin) yang sukses memperoleh kemenangan dengan skor 0- 5 di kandang Atalanta terakhir kali, justru dikalahkan di regu Serie A tersebut dengan perolehan skor 0- 2 di Anfield tadi malam. Dan akhirnya menenunda mereka untuk lolos dalam 16 bear liga Champion. Ajax( 7) serta Atalanta( 7) pula masih berpeluang lolos, tergantung pada hasil 2 matchday terakhir tim. Sedangkan itu Midtjylland( 0) ditentukan tersisih. 2 kemenangan ataupun 6 poin tidak akan bisa membawa klub Denmark tersebut  ke 2 posisi paling atas.

REGU E

Seperti yang telah kami beritakan sebelumnya, Chelsea dan juga Sevilla( keduanyamemiliki  10 poin) telah pasti untuk lolos ke babak 16 besar. Sevilla dapat bersedih karena turun posisi di Liga Europa. Dimana kompetisi yang telah 4 kali mereka menangkan dalam sebagian tahun terakhir telah gagal menjadi 16 bear.

REGU F

Borussia Dortmund( 9), Lazio( 8) serta Club Brugge( 4) masih mempunyai harapan bear untuk lolos. Zenit St Petersburg( 1) telah berada di tempat terakhir dan mengucapkan selamat tinggal.

REGU G

Barcelona( 12) serta Juventus( 9) telah menjadi klub yang akank pasti lolos dalam penyisihan di liga Champion,  dengan meninggalkan Dynamo Kiev( 1) dan juga Ferencvaros yang tidak dapat berbuat banyak untuk menghentikan 2 tim raksasa itu.

REGU H

Dari 4 regu di tim terakhir ini masih memiliki kesempatan untuk lolos ke putaran berikutnya. Yang bergantung dari hasil 2 pertandingan terakhir tim. Manchester United( 9) , di susul PSG( 6) serta RB Leipzig( 6). Istanbul Basaksehir wajib memenangkan 2 laga terakhirnya, sambil mendoakan salah satu dari PSG ataupun RB Leipzig kalah 2 kali.

Berita Terbaru di Tim C : Manchester City

Phil Foden dkk. Dan telah di tentukan lolos sehabis memperoleh 12 poin yang tidak bisa di kerjar lagi oleh 2 tim dibawahnya

Phil Foden mencetak salah satunya gol di saat Man City mengalahkan Olympiakos 1- 0 di dalam mempertahankan rekor 100 persen mereka di Tim C Liga Champions serta berhasil menggapai babak penyisihan dengan 2 pertandingan tersisa.

Ini merupakan tahun kedelapan berturut- turut City lolos dari fase tim. Permasalahan Guardiola yang sangat menekan saat ini adalah dengan melanjutkan Liga Inggris.

” Kami tiba ke mari untuk menggapai babak 16 besar dan juga kami terletak tempat tersebut selama satu tahun lagi,” kata pelatihGuardiola.

Manchester City memanglah mengawali Liga Inggris 2020/ 2021 dengan kurang baik. Di mana dalam 8 pertandingan di jalani, Sergio Aguero dkk. baru menang 3 kali saja.

Kecewa Menang Tipis, tetapi Lega Dapat Lolos

Masalah lain yang di alami Manchester City adalah seperti masalah finishing touch. Banyak kesempatan yang terbuang percuma dalam pertandingan – pertandingan yang mereka jalani.

Mereka berhasil memperoleh kesempatan sebanyak 22 tembakan akan tetapi cuma satu yang berhasil terbentuk dari kaki Phil Foden.“ Kami jauh lebih kasar,” kata Pep. Dimana timnya menjamu Burnley pada hari Sabtu.“ Semua orang sangat berkomitmen serta kami dapat menyerang dengan lebih banyak kemauan untuk mencetak gol.

“ Kami lolos dari babak tim yang luar biasa. Itu perolehan 12 poin yang kami dapatkan untuk penuhi syarat dalam lolos.”

Baca juga : Hansi Flick Memilih Javi daripada Roca

Hansi Flick Memilih Javi daripada RocaPelatih Bayern Munich : Hansi Flick Memilih Javi daripada Roca

Hansi Flick Memilih Roca daripada Javi Martines – Pelatih Bayern Munich lebih memilih Bremen daripada Roca dengan beberapoa alasan di artikel ini.

Dan apa yang ternyata membuat kinerja timnya menjadi sangat lambat, Bayern Muncih berhasil menarik Wrder Bremen dengan skor 1 – 1 untuk mengakhiri kemenangan beruntun bremen yang mencapai sembilan kali berturut – turut.

Sementara pelatih Hansi Flick tidak dapat merayakan apa yang ia pantas peroleh untuk pertandingannya ke – 50 saat ia memimpin Die Roten. Ada satu keputusan penting yang menimbulkan kekhawatiran di antara para penggemar sepak bola.

Setelah kehilangan salah satu pemain terbaiknya di garis tengah (Joshua Kimmich) karena cidera lutut.  Secara umum Marc roca di antisipasi untuk menggantikannya untuk tampila di garis tengah demi memperlihatkan kebolehannya dalam bermain sepak bola.

Akan tetapi sebaliknya, pelatih Bayern Munich ini  Pemenang – Treble ini lebih mempercayai pemain veteran yang bernama Javi Martinez dan pemain muda jamal Musiala untuk menggantikan Kimmich dan juga Goretzka.

Antara FC Düren dan pertandingan kemarin, Roca sekarang hanya menginjak lapangan dengan waktu bermain satu menit saja  dalam delapan pertandingan. Mengapa pria asli spanyol itu tidak bisa mendapatkan posisi di tim starter melawan Die Werderaner? Berikut adalah dua faktor yang saling terkait yang mungkin mengharuskan pelatih Flick untuk mengambil keputusan yang tidak terduga.

Leon Goretzka Lebih Penting Bagi Roca – N – Rolla?

Menjelang pertandingan, Flick memiliki Javi Martinez, Leon Goretzka, Marc Roca dan Jamal Musiala sebagai pilihan untuk dua posisi bersama Thomas Muller di garistengah. 

Dengan Corentin Tolisso juga dianggap tidak cocok untuk pertandingan tersebut, Flick memiliki tugas yang sulit untuk memilih dua dari sisa trio gelandang tengah tersebut.

Di satu sisi, tandem Javi dan Roca terbukti terlalu konservatif. Untuk pemain yang keahliannya terletak pada peran sebagai playmaker, area operasi Roca yang berhalangan dengan mantan penghancur pertahanan garis tengah. Selain itu, dalam kasus ini, tim akan kehilangan serangan Goretzka.

Di sisi lain, pasangan yang terdiri dari Roca dan Musiala tidak akan memiliki stabilitas pertahanan yang diperlukan. Tidak hanya dua pemain yang masih muda dan tidak berpengalaman. Mereka juga tidak memiliki dinamisme dan bakat merebut bola seperti Goretzka.

Pemain yang berusia 25 tahun tersebut (Hulking) akan di rindukan setiap kali ia tidak bermain di lapangan. Dengan kontribbusi pertahanannya yang kuat hingga musim ini.

Karenanya, kombinasi ketiga yang tersisa paling masuk akal. Dilihat dari sudut pandang pelatih, Musiala seharusnya menawarkan “sesuatu yang ekstra” untuk pelanggaran Bavarians dan Martinez akan menjadi penjaga yang cukup untuk David Alaba dan Jerome Boateng.

Secara teori, Goretzka terlihat sebagai partner yang lebih cocok untuk Roca dan jika dia beristirahat dengan baik. Hal  itu akan menjadi pertimbangan yang mendukung waktu Roca-and-Rolla.

Namun, setelah di perkenalkannya,  pria berotot box-to-box pada menit ke-19, Flick tetap mengandalkan Musiala hingga menit ke-63. Ini membawa kita ke masalah yang lebih besar, yang meneliti mengapa sensasi remaja Inggris itu lebih disukai daripada Roca.

Penjelasan Hansi Flick

Manajer Bayern Munich Hansi Flick jarang absen dalam melatih dan bahkan ketika dia membuat keputusan yang patut dipertanyakan. Manajer berusia 55 tahun itu sering memiliki penjelasan logis untuk alasannya.

Pada hari sabtu Bayern Munich akan melawan Werder Bremen adalah salah satu momen di mana keputusan Hansi merupakan keputusan yang tepat.

Sementara beberapa pendukung Bayern Munich meminta Marc Roca untuk bermain melawan Werder Bremen pada hari Sabtu. Akan manajer memilih veteran Javi Martinez sebagai gantinya.

Flick berbicara dengan kicker dan menjelaskan mengapa dia memilih Martinez untuk memainkan peran garis tengah bertahan untuk memulai permainan.

“Javi pernah bermain di sana sebelumnya, telah bersama klub untuk sementara waktu, dan tahu apa yang di harapkan di posisi ini dan bagaimana dia harus tampil. Itu adalah posisi yang ideal untuk Javi (pada hari Sabtu). Jadi, tidak ada posisi yang cocok pada pertandingan tersebut untuk Marc (pada hari Sabtu). ”

Alasan Flick  Untuk Martinez

Mungkin ada banyak alasan mengapa Flick lebih menyukai Martinez (tapi, kami memiliki beberapa spekulasi), tetapi sepertinya dia lebih menyukai Martinez pada tahap musim ini.

Mengenai Roca, Flick mengatakan bahwa hanya karena dia menyanjung seorang pemain bukan berarti bahwa pemain tersebut pantas mendapatkannya. Minggu lalu, Flick berhadapan empat mata dengan Roca dan berbicara tentang perkembangan pemain. Tetapi itu tidak memiliki banyak arti dalam hal waktu bermain untuk Flick.

“Jika saya berbicara secara positif tentang seorang pemain, itu tidak berarti dia memiliki posisi pemain utama yang terjamin,” kata Flick sambil tersenyum setelah pertandingan Werder Bremen.

Karenanya, kombinasi ketiga yang tersisa paling masuk akal. Di lihat dari sudut pandang pelatih. Musiala seharusnya menawarkan “sesuatu yang ekstra” untuk pelanggaran Bavarians dan Martinez akan menjadi penjaga yang cukup untuk David Alaba dan Jerome Boateng.

Menjelang pertandingan, Flick memiliki Javi Martinez, Leon Goretzka, Marc Roca dan Jamal Musiala sebagai pilihan untuk dua posisi bersama Thomas Muller di garistengah. Goretzka, bagaimanapun, baru saja kembali dari tugas internasionalnya dan berhak di berikan waktu istirahat.

Baca juga : Manchester City Rebut Messi

Manchester City Rebut Messi

Manchester City Rebut Messi di Tahun Depan

Manchester City Rebut Messi dengan kontrak yang menggiurkan buat tingkatkan performa klub tersebut serta memperbesar kesempatan pencetak golnya.

City yang terus berangan- angan datangkan Messi ke Etihad, berjanji hendak bagikan tempat buat La Pulga di klub afiliasinya, New York City FC, sehabis panggungnya di Etihad berakhir.

Masa depan Messi di Camp Nou dikala ini tidak jelas kelanjutannya. Serta tengah menunggu siapa yang hendak jadi presiden Blaugrana dalam pemilihan dini tahun depan.

Messi pastinya mau lebih dahulu ketahui menimpa proyek pemimpin baru Barca di masa depan. Tidak hanya mengenali pula apa yang mereka hendak bagikan untuknya.

Rencana Man City buat Messi

Sedangkan itu nun jauh di Inggris. Manchester City pula tengah menyusun rencana buat meyakinkan Messi supaya ingin gabung ke Etihad. The Citizens sepanjang ini memang menunjukkan ketertarikan besar buat memboyongnya dari Camp Nou.

Kemudian sehabis masa tinggalnya di Manchester berakhir. Penyerang 33 tahun itu dapat melanjutkan karirnya di regu MLS yang dipunyai City Group, New York City FC. Dikala karirnya bagaikan bintang dunia hendak berakhir.

Opsi hengkang ke Manchester City di masa panas mendatang kembali mencuat sehabis bapak Messi yang pula agennya, Jorge Messi. Dikabarkan sudah dikontak PSG yang pula mau datangkan La Pula ke Parc des Princes masa depan.

Jorge sendiri telah membantah berita yang awal mulanya diungkapkan ESPN itu. Yang apalagi mengatakan Les Parisiens siap mengawali perundingan dengan perwakilan mulai Januari 2021.“

Sementara itu PSG tadinya pula santer diberitakan mau datangkan Cristiano Ronaldo dari Juventus. Tetapi siapa sangka mereka pula mau lanjutkan pembedahan transfer Messi serta mengklaim tengah jalani pembicaraan dengan pihak megabintang Barcelona itu.

Manchester City Rebut serta Datangkan Messi di Januari

Ketentuan baru registrasi pemain di Liga Champions membuat Manchester City tidak mau menunggu lebih lama sampai masa depan buat dapat mendatangkan Lionel Messi.

Laporan terbaru dari SunSport mengatakan kalau Manchester City siap membenarkan transfer Lionel Messi ke Etihad Stadium pada Januari 2021 mendatang. Usai kandas mendatangkannya sepanjang masa panas 2020.

The Citizens banyak disebut- sebut bagaikan kesukaan buat mendaratkan superstar Argentina yang mau memaksakan kepindahannya dari Barcelona sepanjang masa panas. Tetapi pada kesimpulannya transfer kandas terwujud sebab terhadang klausul luncurkan 12 Trilyun rupiah.

Tetapi dengan ikatan La Pulga dengan manajemen Barcelona masih belum membaik kendati Josep Maria Bartomeu telah mundur dari jabatannya. Manchester City memikirkan buat mendatangkan pemenang 6 Ballon d’ Or itu pada bursa transfer mendatang.

Pemanfaatan Keuangan Regu Catalonia

Klub kepunyaan Sheikh Mansour bin Zayed Angkatan laut(AL) Nahyan pula siap menggunakan suasana keuangan regu Catalonia itu. Pula kurangi tagihan upahnya yang selangit.

Manchester City sesungguhnya dapat saja menunggu sampai akhir masa ini buat dapat mendatangkan penyerang 33 tahun itu secara leluasa transfer, tetapi terdapat alibi kokoh kenapa mereka mau dapat menuntaskan transfernya lebih kilat.

Laporan mengatakan kalau ketentuan baru UEFA soal registrasi pemain di paruh kedua Liga Champions, pemain boleh membela klub baru walaupun telah sempat bermain di klub lamanya di masa yang sama. Jadi alibi kokoh kenapa City mau transfer dapat diwujudkan lebih kilat.

Dengan mendatangkan Lionel Messi yang telah memenangkan 4 trofi Liga Champions, harapan pasukan Pep Guardiola buat kesimpulannya dapat memenangkan trofi Eropa awal dalam sejarah dapat terwujud masa 2020/ 2021 ini.

Megabintang Argentina, yang sudah mencetak 640 berhasil dalam 741 pertandingan buat Barcelona, sesungguhnya sudah berjuang buat menciptakan penampilan terbaiknya masa ini di dasar bos baru Ronald Koeman, dengan ia pernah puasa berhasil open play saat sebelum kesimpulannya memperoleh yang awal dalam kemenangan 5- 2 atas Betis di laga terakhir saat sebelum sela waktu internasional.

Posisi Ederson Moraes Terancam

Tetapi sepanjang ini, Zack Steffen cuma bermain di 2 pertandingan Piala Carabao dengan mencatatkan 1 kali clean sheet. Berdialog kepada ESPN, kiper berumur 25 tahun itu berkata ia tiba ke klub Liga Inggris buat jadi seseorang penjaga gawang yang jauh lebih baik, ia pula berharap supaya rekannya pula membagikan dorongan kepadanya.

Pelapis Ederson Moraes itu mengatakan dirinya mau sekali menjuarai trofi bersama The Citizens. Dia pula merasa senang di klubnya serta menegaskan mau bermain secara kompetitif.

Bagaikan data, rival Manchester United itu mendatangkannya dari Columbus Crew SC pada Juli 2019. Bersama mantan klubnya ia tampak dalam 84 pertandingan dengan mencatatkan 26 clean sheet di seluruh ajang.

Menarik buat di tunggu apakah Zack Steffen diberikan peluang tampak di Liga Inggris serta Liga Champions ataupun tidak pada masa ini.

Bila Pep Guardiola memberikannya menit bermain di ajang tersebut, pasti saja bakalan membuat posisi Ederson Moraes berpeluang besar hendak digeser. Terlebih andai dirinya sanggup menampilkan penampilan yang gemilang.

Messi Kantongi Uang Loyalti dari Barca

Lionel Messi bisa kantongi bonus komitmen yang jumlahnya memadai besar sementara sebelum saat ia tinggalkan Barcelona tahun depan.

Bintang asal Argentina itu sudah alami kemunduran belakangan ini, di mana level permainannya tidak seperti pernah kembali di dalam beberapa musim terakhir, lepas berasal dari apakah dia bakal tinggalkan Camp Nou atau tidak.

Meski demikianlah faktanya, La Pulga saat ini tetap menjadi bintang bagi Blaugrana dan La Liga apalagi menjadi keliru satu pemain paling baik di dunia sepak bola saat ini, meskipun bukan yang terbaik.

Dia menjadi mutiara yang selamanya dirawat Barcelona, dan sudah lusinan kali memperbarui kesepakatannya sejak ia gabung bersama dengan skuad utama Barca.

Baca juga : Wanita Menarik Perhatian Media Di Seluruh Dunia